Beranda chevron_right Program Unggulan chevron_right Tahfidz Al-Qur'an

Tahfidz Al-Qur'an

Tahfidz Qur’an merupakan salah satu cara terbaik melatih siswa untuk fokus dan mengembangkan otak berkembang lebih optimal. Siswa yang terbiasa menghafal Qur’an memiliki daya ingat yang lebih baik, yang berpengaruh pada prestasi akademisnya. Dengan rutin menghafal ayat dan muroja’ah, siswa belajar untuk disiplin dalam mengatur waktu dan tekun dalam berproses. Sikap ini sangat penting dalam kehidupan mereka selepas lulus dari SMK Plus al Falah, baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun hubungan sosial.

a.     Tahfidz bersanad

Pengajar Tahfidz di SMK Plus Al Falah merupakan hafiz qur’an bersanad ke-30 dan pemilik sanad matan–matan tajwid, berguru kepada Syaikh Arief Wardhani (PPTQ Al-Khuwaidim Kendal) pemegang 14 qiraat lulusan Al-Azhar Kairo, Mesir.

b.     Tahfidz Metode Tawazun dan Bakat Santri

Program tahfidz Al-Qur'an  menggunakan metode tawazun yaitu cara menghafal yang menyeimbangkan proses penambahan hafalan (ziyadah) dengan pengulangan (muroja'ah) secara selaras. Dilakukan pembagian waktu secara adil antara menambah hafalan baru (ziyadah) dan mengulang hafalan lama (muroja'ah). 

Metode tahfidz di SMK Plus Al Falah juga disesuaikan dengan bakat santri (genetik), di mana setiap individu memiliki karakter unik dalam menggunakan belahan bagian otak yang paling dominan dalam bertindak, berpikir dan menghafal. Masing-masing siswa cenderung mengandalkan pola yang spesifik,  ada yang perlu kedisiplinan, dan ketertarikan visual pada mushaf, sementara tipe lain lebih mudah merekam ayat melalui analisis struktur dan  pemahaman arti. Ada juga tipe siswa dengan pola menghafalnya berbasis imajinasi, atau tipe yang berbasis emosi. Di Pesantren tahfidz Al Falah siswa diarahkan dan dibimbing untuk  meoptimalkan karakter genetik yang dimilikinya,  agar siswa mendapatkan hasil yang maksimal.

c.   Focus Group Discussion (FGD)

Pada waktu-waktu tertentu yang terjadwalkan secara rutin dilakukan kegiatan diskusi antara siswa, dalam program Focus Group Discussion, di bawah bimbingan tenaga pengajar.  Program ini dihadirkan sebagai wadah siswa berbagi ide, pendapat, pengalaman dan pemecahan dari masalah-masalah yang sederhana seperti kendala, atau metode praktis dari masing-masing siswa dalam menghafal, menemukan solusi terhadap permasalahan lokal, sampai pada diskusi tentang implementasi ayat-ayat al Quran untuk isu-isu lingkungan dan dinamika global.

Forum ini merupakan sarana pembelajaran bagi siswa untuk berlatih berbicara di depan umum, berargumentasi berbasis data, mengemukakan pendapat secara santun, mendengarkan pendapat dari perspektif yang berbeda, dan memecahkan masalah secara musyawarah. Kegiatan ini menjadi sebuah instrumen yang akan mencetak hafidz yang tidak hanya hafal ayat tetapi juga menguasai teknologi dan cakap dalam berorganisasi, berdiplomasi dan berkomunikasi dengan publik.

d.     Nature Contemplative Learning 

Dalam program Nature Contemplative Learning,siswa mendaptkan pelajaran tentang ayat-ayat Allah melalui perenungan di alam terbuka.  Sebuah program luar ruangan yang dirancang khusus untuk membawa siswa keluar dari rutinitas ruangan kelas dan asrama untuk merasakan sentuhan alam bebas. 

Dengan jalan-jalan edukatif di area hutan, persawahan, sungai dan lingkungan alami lainnya, selain menikmati keindahan alam, siswa diajarkan untuk membaca ayat-ayat kauniyah secara langsung, serta memahami ayat qauliyah yang sesuai dengan fenomena alam dan lingkungan yang sedang mereka saksikan. Siswa juga  melakukan observasi flora, fauna dan ekosistemnya untuk membuktikan teori yang diterima di kelas dengan realitas alaminya.  Program ini bermanfaat bagi siswa untuk meningkatkan rasa syukur, memurnikan tauhid, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, mamahamkan bagaimana implementasi ayat, dan menguatkan kecintaan kepada al Quran. 

Tanya Admin via WhatsApp